Pasangan calon gubernur dan wakil gubernur DKI Jakarta dengan nomor urut 6, Alex Noerdin (kiri) dan Nono Sampono, berkampanye di halaman eks Gedung Bioskop Nusantara di Jatinegara, Jakarta Timur, Senin (25/6/2012). Pasangan yang diusung Partai Golkar tersebut bertekad menyelesaikan segala permasalahan Ibu Kota dalam waktu tiga tahun dengan jargon "Tiga Tahun Bisa", memiliki visi-misi menuju Jakarta layak huni, berkelanjutan, dan berkelas dunia.
JAKARTA - Calon Gubernur DKI Jakarta, Alex Noerdin sebenarnya tidak terlalu mendambakan posisi Jakarta satu. Pasalnya dia saat ini sudah menjadi gubernur Sumatera Selatan.
"Saya di sini diminta untuk membenahi kota Jakarta. Lima bulan lalu saya tidak pernah terpikir untuk menjadi Gubernur DKI. Namun dalam satu bulan terakhir saya akhirnya berfikir dan meminta izin kepada semuanya termasuk presiden, untuk mencalonkan diri jadi gubernur DKI, dan saya mulai mempelajari permasalahan kota ini," Jelas Alex, Rabu (27/6/2012).
Ia mengatakan, bermodal pengalamannya menjadi Bupati dan Gubernur akhirnya dia menerima tawaran dan merasa tertantang membenahi Jakarta.
"Saya pernah menjadi ketua Bupati seluruh Indonesia. Jadi permasalahan Indonesia bukan hanya Jakarta" ujarnya. Mengenai masalah DKI, Alex mengatakan bahwa permasalahan yang paling kompleks adalah masalah pendidikan, kesehatan dan keamanan yang masih membuat rakyat menderita.
" Jika saya terpilih nanti saya akan gratiskan pendidikan dan pengobatan gratis bagi warga DKI dihari pertama menjabat. Faktor keamanan juga sangat penting bagi rakyat," tuturnya.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar