Rabu, 20 Juni 2012

Kido/Hendra Menang, Febe Tumbang



Pemain ganda putra Indonesia, Markis Kido (kiri) dan Hendra Setiawan


JAKARTA - Ganda senior, Markis Kido/Hendra Setiawan maju ke babak kedua Singapura Terbuka Super Series, Rabu (20/6).

Kido/Hendra yang menempati unggulan 4 maju ke babak kedua dengan menyingkirkan ganda Austria, Juergen Koch/Peter zauner dalam dua game 21-15 21-10.

Di babak kedua, peraih emas Olimpiade Beijning 2008 ini akan menghadapi pemenang pertandingan antara pasangan Malaysia, Hoon Thien How/Tan Wee Kiong yang menghadapi ganda India, Tarun Kona/Arun Vishnu.

Sementara tunggal puteri INdonesia, Maria Febe Kusumastuti harus tersingkir di babak pertama dikalahkan pemain Hong Kong Yip Pui Yin.

Tembok Besar China Ternyata Dua Kali Lipat Lebih Panjang



Tembok Besar China.


BEIJING — Tembok Besar China ternyata jauh lebih panjang dari yang diperkirakan sebelumnya. Hal ini terungkap dari hasil survei Badan Urusan Kepurbakalaan China (SACH) sejak tahun 2007 di 15 provinsi di China.

Panjang Tembok Besar China sebelumnya pada tahun 2009 diperkirakan 8.850 km. Dalam penelitian terbaru, panjang bangunan bersejarah ini ternyata 21.196,18 km. Dengan demikian, panjang Tembok Besar China ternyata lebih dari dua kali lipat dibanding perkiraan sebelumnya.

Tongko Mingkan, Kepala Deputi SACH, mengatakan, untuk mengukur panjang Tembok Besar, sejumlah 43.721 situs purbakala diidentifikasi. Sejumlah tembok, reruntuhan, bagian pertahanan, celah sempit, dan bagian Tembok Besar lain diteliti.

Bangunan yang ditetapkan sebagai World Heritage sejak 1987 ini dikenal dengan "Tembok Panjang 10.000 Li". Tembok Besar adalah bangunan besar pertama yang dibangun manusia, terbuat dari batu, batu bata, dan bahan lain. Konstruksi Tembok Besar dimulai pada abad ke-7 SM.

Bangunan yang juga berfungsi untuk pertahanan tersebut kali pertama digunakan oleh Kaisar Qin Shi Huang pada tahun 220 SM untuk melindungi China dari serangan kalangan perampok dari wilayah utara.

Setelah masa tersebut, beberapa dinasti terus mempertahankan dan merenovasi Tembok Besar. Mayoritas dari struktur yang masih kokoh saat ini adalah yang dibangun kembali pada masa Dinasti Ming pada tahun 1364-1644.

Saat ini, dari seluruh bangunan hasil rekonstruksi Dinasti Ming, hanya 8,2 persen yang masih utuh. Sisanya dalam kondisi memprihatinkan. Banyak bagian telah runtuh, rusak, oleh aktivitas manusia dan pariwisata.

Seperti diberitakan Discovery, Kamis (7/6/2012), SACH akan merumuskan panduan untuk perlindungan Tembok Besar serta menyusun sistem pengawasan sehingga upaya pelestarian bangunan bersejarah ini akan berjalan.

Dahlan: Dirut BUMN Ada yang Bertipe 'Lemah Syahwat'



Menteri BUMN Dahlan Iskan.


JAKARTA - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Dahlan Iskan menganggap masih ada Direktur Utama perusahaan BUMN yang belum  melakukan kinerja terbaiknya. Ia bahkan menyebutnya masih lemah syahwat. "Direktur Utama perusahaan BUMN itu ada tipe kuda liar dan ada yang lemah syahwat. Ini terlalu jauh bedanya, yang terlalu liar akan kita jinakkan, yang lemah syahwat dikasih dopping," ujar Dahlan dalam acara BUMN Marketing Awards di Hotel Borobudur, Jakarta, Rabu (20/6/2012).
Dahlan menilai para direktur utama ini cenderung membentuk budaya tersendiri di masing-masing perusahaannya. Ada yang terkesan menjauh dengan direksi dan bawahannya. Tapi ada juga yang akrab. Perbedaan tipe direktur utama ini, kata Dahlan bukan disebabkan karena kemampuan yang dimiliki direktur utama ini berbeda. Namun lebih kepada perbedaan budaya yang dibentuk di masing-masing perusahaannya.
Dahlan menganggap jika ada direktur utama yang memiliki karakter kuda liar akan cenderung diarahkan. Hal itu disebabkan sikap pro aktif yang dimilikinya akan membawa dampak ke bawahan yang dipimpinnya. Sedangkan untuk tipe lemah syahwat adalah tipe direktur utama yang pasif dan tidak tahu apa-apa dengan perkembangan perusahaannya.
"Penyebabnya lebih kepada aturan-aturan, sistem pengangkatan dan juga kadang karena perbedaan gaji. Di sini, perbedaan gaji direktur utama dengan direktur hanya 10 persen," katanya.
Dahlan mengingatkan agar direktur utama perusahaan BUMN tidak terlalu membentuk budaya perusahaan terkotak-kotak. Perbedaan tipe antara satu direktur utama perusahaan BUMN dengan direktur utama perusahaan BUMN yang lainnya jangan terlalu besar seperti tipe kuda liar dan lemah syahwat tersebut.

Persiapan PT KAI Menjelang Arus Mudik Lebaran



Warga antre membeli tiket kereta api di Stasiun Gambir, Jakarta, Kamis (8/3/2012). PT Kereta Api Indonesia mulai memberlakukan kebijakan penjualan tiket untuk kelas eksekutif, bisnis, dan ekonomi ac sampai 90 hari sebelum keberangkatan.


JAKARTA - PT KAI sudah mempersiapkan rencana operasi untuk lebaran tahun ini. Persiapan itu mulai dari jumlah armada, jadwal penjualan tiket, tempat reservasi tiket, hingga kebijakan baru yang berbeda dengan sebelumnya.
Untuk lebaran tahun ini, PT KAI menyiapkan rangkaian KA reguler sebanyak 178 KA, 18 KA tambahan komersial dan 14 KA tambahan ekonomi. Untuk tiket tambahan lebaran dan KA ekonomi dijual lebih awal.
"Tiket tambahan lebaran serta tiket KA ekonomi, semuanya akan mulai dibuka tanggal 1 Juli 2012 pukul 00.00 WIB," ujar Sugeng Priyono, Humas PT KAI, Rabu (20/6/2012) di gedung JRC, Jalan Juanda 1B, Jakarta Pusat.
Sugeng juga menjelaskan bahwa tiket tersebut dapat dibeli secara langsung atau online. Tempat penjualan tiket antara lain, pusat reservasi stasiun, kantor pos, agen tiket KA, Indomaret, Alfamart, melalui Railcard ataupun railbox, CIMB Clicks, Fastpay, dan Contact Center 121.
Berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, pada tahun ini PT KAI menggunakan sistem boarding pass serta 100 persen okupansi maksimum yaitu tiket hanya dijual sesuai dengan kapasitas angkut kereta. Sementara itu untuk harga tiket, baik kelas ekonomi maupun kelas komersial, secara spesifik belum dipublikasikan oleh PT KAI.

China Berhemat lantaran Tas Plastik



Aktivis lingkungan dan masyarakat mengenakan topeng dari kantung kain yang ramah lingkungan saat kampanye gerakan diet kantong plastik di Jalan Sudirman, Jakarta, Minggu, Minggu (27/5/2012). Gerakan ini diharapkan akan terus meluas sehingga penggunaan kantong plastik oleh masyarakat akan semakin berkurang.



Hasil kerajinan tangan Musahara (40), warga Polewali Mandar, yang dibuat dari sampah-sampah plastik. 



Hasil kerajinan pengolahan sampah plastik Yayasan Unilever Indonesia (YUI). Pengolahan limbah plastik kemasan produk Unilever termasuk dalam Program Bisnis Berkelanjutan. Secara global, program ini diluncurkan sejak November 2010.


Empat tahun silam, China menerapkan secara nasional pembatasan penggunaan tas plastik. Sekarang, Negeri Tembok Raksasa mengaku memetik buahnya. Catatan Komisi Pembangunan Nasional dan Reformasi (NDRC) menunjukkan ada penghematan 4,8 juta ton minyak bumi. Sebagaimana warta Xinhua pada Rabu (20/6/2012), angka itu setara dengan 6,8 juta ton batu bara.

Masih menurut NDRC, larangan itu juga mereduksi konsumsi 800.000 ton plastik. Selama empat tahun, ungkap Wakil Ketua Departemen Penghematan Energi dan Perlindungan Energi yang menjadi bagian NDRC Li Jing, ada pengurangan penggunaan sebanyak 24 juta tas plastik.
China melarang penawaran tas plastik gratis di semua supermarket, mal, dan toko-toko grosir sejak 1 Juni 2008. Sementara, China hanya mengizinkan produksi plastik lebih tipis ketimbang 0,025 milimeter pada waktu bersamaan.
Gara-gara kebijakan itu, terang Li Jing, penggunaan tas plastik susut hingga dua pertiga di mal dan supermarket. Makin banyak konsumen mulai menggunakan tas berbahan kain yang dapat didaur ulang.
China masih harus menghadapi tantangan  besarnya penggunaan tas plastik di produk-produk pertanian. "Kami masih tetap membenahi peraturan-peraturan soal penghematan ini," demikian Li Jing.

Makin banyak konsumen China mulai menggunakan tas berbahan kain yang dapat didaur ulang.


Buslane Tampung 25.000 Orang Perhari



Buslane antara Terminal Kalideres dengan Terminal Poris Plawad sedang menaikkan penumpang di Halte Kalideres, Jakarta Barat, Rabu (20/6/2012). Angkutan Perbatasan Transportasi Bus Trans (APTB) hari ini baru dioperasikan.


JAKARTA  - Dinas Perhubungan DKI Jakarta memperkirakan sekurangnya 25.000 orang untuk kapasitas angkut dua arah dalam sehari dapat ditampung buslane yang baru saja dioperasionalkan hari ini, Rabu (20/6/2012). Buslane yang beroperasi antara Terminal Poris Plawad (Tanggerang) dan Terminal Kalideres (Jakarta) pagi tadi telah diresmikan oleh Gubernur DKI Jakarta, Fauzi Bowo.
"Menurut catatan tahun 2011, perjalanan orang Tanggerang ke Jakarta perhari mencapai 6,9 juta. Satu orang sehari bisa dua-tiga kali pulang pergi. Moda transportasi sepeda motor perhari mencapai 591.646 (51 persen), sedangkan mobil 308.754 (27 persen). Dengan adanya Ankutan Perbatasan Transportasi Bus Trans (APTB) diperkirakan dapat mengurangi kendaraan bermotor 1 persen, dan mobil 6 persen, atau sebesar 15.573 kendaraan per hari (4.918 motor + 10.655 mobil),"kata Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta, Udar Pristono saat peresmian buslane di Terminal Kalideres, Rabu (20/6/2012).
Udar mengatakan, pada tahun 2012 ini pihaknya sedang merencanakan untuk menerapkan sistem direct service atau pelayanan secara langsung pada pengoperasian APTB. Ada 18 rute yang akan mengelilingi wilayah DKI, karena seluruh APTB ini akan dioperasikan oleh perusahaan angkutan umum yang berbadan usaha, standar pelayanan minimal setara dengan transjakarta.
Trayek buslane Tanggerang- Jakarta yang baru saja diresmikan ini bertujuan untuk mengurangi jumlah kendaraan dan menghindari kemacetan, karena target penumpang khususnya adalah pemakai kendaraan pribadi, dan pengguna roda dua oleh warga Tangerang yang bekerja di Jakarta.

Minggu, 17 Juni 2012

Tiga Faktor Maraknya Aksi Perampokan di Jakarta



Pelaku perampokan bersenjata api di minimarket Alfamart, Jalan Otista III, Jatinegara, Jakarta Timur terekam kamera CCTV.


JAKARTA - Aksi perampokan yang marak terjadi di wilayah Jakarta dan sekitarnya semakin meresahkan. Di Jakarta Timur misalnya, dalam kurun dua minggu terakhir, telah terjadi empat kali aksi perampokan di wilayah ini.
Menanggapi hal itu, Ketua Presidium IPW, Neta S Pane, yang dihubungi Kompas.com, Senin (18/6/2012), mengatakan, ada tiga faktor penyebab maraknya aksi perampokan di wilayah Jakarta.
"Jadi, ada tiga faktor. Pertama, kepemilikian senjata api (senpi) ilegal. Kedua, mobil patroli kurang dan banyak yang rusak sehingga pengawasan di daerah rawan kurang. Ketiga, masalah instruksi pemerintah tentang subsidi BBM untuk mobil patroli," kata Neta.
Secara detail Neta menjelaskan, semakin banyaknya senjata api yang beredar sehingga aksi perampokan banyak yang menggunakan senjata api. Berikutnya, semakin sedikitnya mobil patroli yang melakukan pengawasan di daerah rawan, hal ini juga belum ditambah dengan mobil patroli yang rusak sehingga tidak bisa digunakan untuk beroperasi. Sementara yang terakhir menurutnya, terkait dengan instruksi pemerintah mengenai BBM bersubsidi yang tidak lagi digunakan jajaran kepolisian.
Hal ini dikatakannya mengakibatkan jatah BBM yang berkurang untuk operasi patroli pihak kepolisian. Untuk itu Neta menyarankan bahwa Polsek-polsek menjadi bagian terdepan dan program siskamling agar semakin rutin dilakukan untuk mencegah aksi perampokan yang marak.
"Jadi peran Polsek harus dikedepankan, sebagai ujung tombak, dan juga Siskamling agar rutin dilakukan" kata Neta.
Seperti diberitakan, di wilayah Jakarta Timur dalam kurun dua minggu terakhir telah terjadi empat kali perampokan minimarket yang beroperasi 24 jam. Minimarket itu di antaranya, Alfamart Jalan Otista III Jatinegara, Alfamart di Jalan Pahlawan Revolusi Pondok Bambu, Duren Sawit.
Alfamart di Jalan Wijaya Kusuma Duren Sawit, dan Alfamart Jalan Dewi Sartika, Cililitan, Kramat Jati. Minimarket ini menjadi sasaran pelaku aksi perampokan. Para pelaku biasa beroperasi pada waktu pagi dini hari. Pelaku yang bersenjatakan senjata api dan senjata tajam kemudian menyandera karyawan minimarket, lalu membawa kabur sejumlah uang jutaan rupiah.

Ini Wejangan Shinta Nuriyah untuk Jokowi



Joko Widodo, salah satu calon Gubernur DKI Jakarta, berkunjung ke kediaman Shinta Nuriyah, istri alm. KH Abdurrahmad Wahid, Jalan Warung Silah, Jagakarsa, Jakarta Selatan, Minggu (17/6/2012). Jokowi datang untuk silaturahmi.


JAKARTA — Seusai mengunjungi Shinta Nuriyah, istri almarhum KH Abdurrahman Wahid, Jokowi mendapat wejangan dari Shinta. Jokowi pun merasa senang saat dirinya diterima dengan baik dan mendapat wejangan di sana. Amanah, inti dari wejangan yang didapat Jokowi dari istri mantan kepala negara tersebut.
"Saya senang mendapat wejangan dari Ibu Shinta. Amanah, intinya pemimpin harus amanah," ujar Jokowi di kediaman Shinta Nuriyah, Jalan Warung Silah, Jagakarsa, Jakarta Selatan, Minggu (17/6/2012).
Begitu pula dengan Shinta, dirinya merasa senang saat dikunjungi Jokowi. Didampingi menantunya, Dhohir Farisi, Shinta mengatakan, "Saya senang. Terima kasih, Pak Jokowi datang ke rumah kami. Rumah ini kan terbuka untuk siapa saja," ujar Shinta.
Saat ditanyai perihal dukungan Shinta terhadap Jokowi, Shinta menjawab, dia akan mendukung siapa pun pemimpin yang amanah karena itulah yang selalu diperjuangkan Gus Dur. "Siapa saja yang amanah, dengan program-programnya yang baik yang tujuannya untuk rakyat, insya Allah Tuhan akan memberikan pertolongan. Dan, itulah dulu yg selalu diperjuangkan oleh Gus Dur," ujar Shinta.
Tentang sosok Jokowi, Shinta pun menilai Jokowi sebagai orang yang kecil. "Orangnya kecil, tapi semangatnya besar. Yang penting kan itu," jawabnya.
Shinta pun merahasiakan perihal penggalangan dukungan warga NU terhadap kepemimpinan Jokowi sebagai calon DKI 1. "Rahasia," begitulah jawaban Shinta.
Jokowi pun tidak secara terbuka saat ditanyai perihal dukungan tersebut. Sebagaimana diberitakan sebelumnya, Minggu (17/6/2012), Jokowi menyambangi kediaman Shinta Nuriyah, istri almarhum KH Abdurrahman Wahid. Tanpa didampingi pasangannya, Ahok, Jokowi menyambangi kediaman mantan kepala negara itu selama satu jam untuk silaturahim.

Permukaan Tanah Turun Di Nanggroe Aceh Darussalam


GALERI:
 
Permukaan Tanah Turun
Karang Mikro Atol
Pengangkatan Permukaan Tanah
Pengungsian Korban Tsunami
Rawan Tsunami
Bangunan Penyelamat Tsunami
Masjid Raya Baiturrahman
Masjid Raya Baiturrahman
Monumen Tsunami
Jejak Tsunami Aceh
Makam Papan Tinggi
Makam Papan Tinggi
Sekolah di Natal
Makam Papan Tinggi
Makam Mahligai
Kota Singkil Lama
Kota Singkil Lama
Danau Ranau
Danau Ranau
Danau Singkarak
Panorama Gunung Dempo
Puncak Gunung Kerinci
Panorama Gunung Kerinci
Jalur Sesar Sumatera
Jalur Sesar Sumatera
Penambangan Emas Lebong Tandai
Pemandian Air Panas Danau Ranau
Sumber Mata Air Panas Sipoholon
Sumber Mata Air Panas Sipoholon
Rumah Gadang Tahan Gempa
Rumah Gadang Tahan Gempa
Rumah Gadang Tahan Gempa
Gumah Gadang Tahan Gempa
Teluk Semangko
Teluk Semangko
Gunung Batu
Gunung Batu
Pasar Caringin
Kawah Upas
Panorama Tangkuban Parahu
Panorama Tangkuban Parahu
Panorama Tangkuban Parahu
Panorama Tangkuban Parahu
Panorama Tangkuban Parahu
Pendakian Gunung Guntur
Pemasangan Panel Surya dan GPS
Gunung Galunggung
Panorama Gunung Galunggung
Sabo Dam Gunung Galunggung
Gunung Galunggung
Aliran Sungai Blongkeng Lama
Aliran Sungai Blongkeng Lama
Candi Palgading
Candi Palgading
Candi Palgading
Bekas Rumah Mbah Maridjan
Candi Arjuna
Candi Arjuna
Dam Wonolelo
Laskap Pertanian di Dieng
Panguk Rejo
Panguk Rejo
Merapi dari Petung
Shelter Plosokerep
Situs Liyangan
Situs Payak
Kopeng
Candi Arjuna
Kawah Sikidang
Kawah Sikidang
Gunung Merapi dari Kali Kuning
Candi Sambisari
Candi yang Terpendam
Kalimati Semeru
Arcopodo yang Hilang
Ranu Kumbolo
Ranu Kumbolo
Mahameru
Pos Satu Semeru
Bukit Teletubbies
Penanjakan
Situs Megalitik di Semeru
Pura Semeru
Pura Semeru
Danau Kawah Ijen
Kawah Ijen
Danau Kawah Ijen
Kawah Ijen
Kali Tercemar Asam Sulfat
Kali Tercemar Asam Sulfat
Catimor Homestay
Catimor Homestay
Pos Penimbangan Belerang
Candi Penataran
Candi Penataran
Candi Jago
Candi Gambar Wetan
Candi Kama II
Candi Kendalisada
Petirtaan Jalatunda
Candi Belahan - Sumber Tetak
Jalur Lahar di Piket Nol Lumajang
Candi Dorok
Prasasti Paradah
Kaldera Gunung Rinjani
Pelawangan Senaru
Kamp Pelawangan Senaru
Gunung Barujari
Danau Segara Anak Menyempit
Zona Inti di Gunung Rinjani
Perjalanan Spiritual ke Gunung Rinjani
Perjalanan Spiritual ke Gunung Rinjani
Pos 3 Senaru
Pos 2 Senaru
Gunung Api Bawah Laut yang Terangkat
Gunung Api Bawah Laut yang Terangkat
Gunung Api Bawah Laut yang Terangkat
Desa Sembalun Kaki Gunung Rinjani
Desa Sembalun Kaki Gunung Rinjani
Kamp Pelawangan Sembalun
Awan Tebal Selimuti Rinjani
Masjid Bayan Beleq
Sendang Gila
Istirahat di Pos 3 Sembalun
Pos 3 Sembalun
Pos 2 Sembalun
Pembacaan Lontar Suku Sasak
Persiapan Sunatan
Persiapan Sunatan
Candi Tebing Gunung Kawi
Pertapaan di Candi Tebing Gunung Kawi
Candi Tebing Gunung Kawi
Peninggalan Megalitik di Pura Penulisan
Rumah Lama Bali
Gunung Batur
Terowongan Lava
Matahari Terbit di Gunung Batur
Pura Pancering Jagat
Pura Besakih
Puncak Gunung Agung
Puncak Gunung Agung
Gunung Agung
Kamp Gunung Agung
Hutan Gunung Agung
Pura Pengubengan
Jalur Menuju Tirtha Giri Kusuma
Senja di Anak Krakatau
Jejak Letusan Krakatau di Rakata
Jejak Letusan Krakatau di Rakata
Jejak Letusan Krakatau di Pulau Panjang
Pendakian Gunung Anak Krakatau
Pendakian Gunung Anak Krakatau
Suksesi Alam Gunung Krakatau
Jejak Tsunami Krakatau di Ujung Kulon
Jejak Tsunami Krakatau di Ujung Kulon
Jejak Tsunami Krakatau di Ujung Kulon
Jejak Tsunami Krakatau di Ujung Kulon
Mengarungi Selat Sunda
Mercu Suar Nol Kilometer
Mercu Suar Nol Kilometer
Jalur Evakuasi Tsunami
Dermaga Pulau Sebesi
Kebun Kakao di Pulau Sebesi
Kehidupan Masyarakat Pulau Sebesi
Kehidupan Masyarakat Pulau Sebesi
Monumen Tsunami Krakatau
Rumah Adat Batak Toba
Kaldera Gunung Sibayak
Tim Ekspedisi di Kaldera Sibayak
Energi Panas Bumi di Gunung Sibayak
Desa Gurukinaya di Kaki Sinabung
Tim Ekspedisi di Puncak Sibayak
Kompleks Makam Raja Sidabutar
Pesisir Danau Toba di Muara
Menara Pandang Tele
Menara Pandang Tele
Tim Ekspedisi di Puncak Sinabung
Lau Kawar di Kaki Sinabung
Kompleks Makam Raja Sidabutar
Puncak Gunung Tambora
Hutan Desa Tepal
Desa Tepal di Sumbawa
Istana Kuno Kerajaan Sumbawa
Kantor Perkebunan Kopi Tambora
Kantor Perkebunan Kopi Tambora
Puing Permukiman Tambora
Ekskavasi di Dusun Tambora
Ekskavasi di Dusun Tambora
Dermaga Pulau Satonda
Pantai Pulau Satonda
Pulau Satonda
Air Mata Hoddo
Pos 4 Pendakian Gunung Tambora
Pos 3 Pendakian Gunung Tambora
Pos 2 Pendakian Gunung Tambora

Pos 1 pendakian Gunung