Selasa, 14 Agustus 2012

Penggunaan Senjata Berat Tak Terkendali



Dukungan ekstra untuk FSA meliputi perlengkapan radio dan satelit baru.


Kepala Misi PBB untuk Suriah Jenderal Babacar Gaye mengatakan ada indikasi kuat pasukan pemerintahan rezim Presiden Suriah Bashar al-Assad menggunakan senjata berat secara tak terkendali. Kepada media, termasuk Xinhua di Damaskus pada Senin (13/8/2012), ia mengatakan pasukan pemerintah juga mengarahkan senjata-senjata itu ke kawasan penduduk sipil. "Mereka menyasar pasukan oposisi," kata Gaye.
Lebih dari itu, menurut Gaye, tak satu pun pihak-pihak berseteru di Suriah menaruh perhatian kepada warga sipil. "Warga sipil makin banyak yang menjadi korban," imbuhnya.
Selanjutnya, Babacar Gaye mengatakan Misi PBB di Suriah akan meriorientasi aktivitasnya dengan memantau kekerasan yangh terjadi. "PBB juga akan memantau penggunaan senjata berat dalam konflik di Suriah," demikian Babacar Gaye.

Minggu, 12 Agustus 2012

9 Kiat Agar Menginap di Hotel Jadi Berkesan



ILUSTRASI - Kamar hotel.
 
 
TIPS PENTING - Saat melakukan perjalanan wisata, hampir seperempat waktu dalam sehari dihabiskan di hotel. Anda tentu ingin mendapatkan kesan yang baik saat menginap di hotel tersebut.

Namun, kejadian buruk kadang tak dapat dihindarkan. Entah hotel melati maupun hotel bintang lima menjadi pilihan Anda, pengalaman tak mengenakan bisa terjadi. Agar terhindar dari kesan-kesan tak menyenangkan saat menginap di hotel, berikut panduan hal-hal yang perlu Anda perhatikan saat menginap.

Keamanan. Saat menginap di hotel bintang lima sekalipun, biasakan mengunci kamar hotel Anda. Juga kunci dengan pengait rantai. Pengamanan dua lapis lebih baik daripada hanya satu lapis.

Pisahkan kunci Anda dengan benda-benda penting lainnya atau jangan dimasukan ke dalam dompet. Selain itu, jangan menyebut nomor kamar Anda ke orang lain ataupun menyebutnya dengan suara lantang. Jadikan nomor kamar Anda sebuah rahasia.

Gunakan kotak penyimpanan (safe deposit box) dengan kunci pengaman untuk menyimpan barang-barang berharga Anda. Jangan letakan barang berharga begitu saja di dalam kamar.

Kebersihan. Saat masuk ke kamar pertama kali, kamar memang biasanya sudah bersih dan rapi. Namun, jangan lupa petugas yang membersihkan kamar begitu sibuk sehingga kadangkala melupakan beberapa hal.

Sebuah penelitian yang dilakukan di Amerika Serikat dan diumumkan di American Society for Microbiology pada Juni 2012, terungkap bahwa saklar lampu dan remote televisi merupakan dua benda yang banyak terkontaminasi oleh bakteri.

Oleh karena itu, ada baiknya Anda melap terlebih dahulu remote televisi dan saklar lampu dengan tisu basah. Serta beberapa titik seperti gagang pintu dan telepon.

Biasakan pula untuk mencuci cangkir yang tersedia di dalam kamar sebelum digunakan, pun peralatan makan lainnya. Walaupun Anda menginap di hotel bintang sekalipun. Juga cuci terlebih dahulu termos listrik maupun wadah kopi untuk mesin coffee maker.

Cek kamar. Pernah mengalami, saat sudah asyik tidur-tiduran di kamar dan pendingin ruangan tak kunjung juga menghasilkan kamar yang dingin? Nah, jika hal ini terjadi, sebaiknya cek kamar sesaat setelah Anda masuk dan menaruh barang.

Cek apakah pendingin ruangan bekerja, toilet dan shower di kamar mandi dapat digunakan, serta televisi dapat bekerja dengan baik. Lampu dan telepon juga hal-hal yang perlu Anda cek.

Tentu repot jika Anda sudah selesai mengeluarkan barang dari koper, baru kemudian tahu ada kerusakan di kamar. Sebab, seringkali tamu harus berpindah kamar jika kerusakan tidak dapat segera diperbaiki.

Fasilitas gratis. Sebelum menginap pastikan apakah hotel tersebut memiliki fasilitas internet gratis. Hal sepele seperti internet sering terlupakan.

Nyatanya, kini internet sudah menjadi suatu kebutuhan. Namun, banyak hotel bahkan yang kelas bintang lima sekalipun masih mengenakan biaya internet pada tamu.

Daripada kesal karena harus membayar untuk internet, cari hotel yang memang menyediakan internet gratis. Kecuali jika Anda malah sengaja mencari hotel yang tak berakses internet.

Pastikan juga Anda selalu mendapatkan air mineral untuk minum secara gratis setiap harinya. Beberapa hotel ada yang tak menyediakan air mineral gratis. Begitupula kopi dan teh yang biasanya tersedia dalam kamar.

Jangan pelit. Biasakan memberikan uang tip pada petugas hotel. Mulai dari bellman yang mengantar barang Anda ke kamar, sampai housekeeper yang membersihkan kamar Anda.

Selain meninggalkan kesan baik tentang Anda, hal ini berguna untuk menjaga hubungan. Apalagi jika Anda menginap lebih dari semalam atau akan sering menginap di hotel tersebut.

Berikan uang tip mulai dari besaran Rp 10.000 tergantung kelas hotel Anda dan besarnya kamar yang Anda inapi. Jika menginap di hotel berbintang, maka berikan uang tip tiap hari, sebab petugas yang mengurusi kamar Anda biasanya berganti setiap harinya.

Senter. Kenali di mana letak senter di kamar Anda. Biasanya, di hotel-hotel berbintang tiga sampai lima, setiap kamar tersedia senter.

Senter umumnya diletakkan di laci meja atau di lemari baju. Listrik tak pernah mati bukan jaminan bagi hotel bintang lima sekalipun. Walaupun hotel bintang lima sekalipun. Apalagi di Indonesia, pasokan listrik tiap daerah berbeda-beda.

Oleh sebab itu, daripada Anda kebingungan di tengah kegelapan malam, ada baiknya Anda sudah mengetahui terlebih dahulu letak senter.

Fasilitas wake-up calls.
Jika Anda tipikal yang susah bangun tidur, Anda dapat memanfaatkan fasilitas wake-up calls yaitu petugas hotel akan menelepon ke kamar dengan maksud membangunkan Anda.

Mintalah untuk ditelepon dua kali dengan jeda sekitar setengah menit. Hal ini untuk memastikan Anda benar-benar bangun. Kadang, setelah mengangkat telepon, tamu akan kembali tidur. Nah, telepon kedua bisa untuk membangungkan Anda kembali.

Sarapan. Sarapan biasanya tersedia dari jam 6 pagi sampai 10 pagi. Jangan menunggu terlalu siang. Datang saja sepagi mungkin di saat restoran tempat sarapan belum terlalu ramai.

Tanggung jawab pihak hotel.
Barang hilang saat menginap? Desak pertanggungjawaban dari pihak hotel. Minimal Anda harus melihat rekaman CCTV.

Kejadian tak mengenakan seperti terjebak dalam lift hotel yang macet terkesan sepele namun bisa menghantui seumur hidup Anda. Jika hal ini terjadi, Anda berhak meminta semalam gratis dari pihak hotel atau pertanggungjawaban lainnya dari pihak hotel.

Gelang UV Bantu Pelancong Pantai Cegah Kulit Terbakar



Gelang monitor sinar UV.


PELANCONG - yang senang berjemur di tepi pantai menikmati sinar matahari bisa melirik produk yang satu ini. Ilmuwan telah membuat gelang untuk memonitor terpaan radiasi UV (ultra-violet).

Gelang kertas tersebut akan berubah warna jika terkena sinar UV dalam jumlah tertentu. Seiring dengan meningkatnya terpaan UV, gelang tersebut akan berubah warna dari kuning menjadi merah muda.

Jika berubah warna, maka "merah muda" menjadi alarm bagi pengguna gelang untuk menutup diri dari terpaan sinar matahari. Peneliti dari University of Strathclyde yang bekerja sama dengan Intellego Technologies yang berbasis di Swedia, membuat gelang tersebut.

Mereka berharap dapat memproduksi gelang yang beragam dan khusus sesuai kebutuhan tiap penggunanya. Sehingga, gelang yang diproduksi bisa tersedia untuk beragam jenis kulit dan tingkat toleransi terhadap terpaan sinar UV.

"Ada sebuah kebutuhan yang penting di masyarakat untuk sebuah alat pengukuran terpaan sinar UV, dan kami menantikan kelanjutan dari proses (produksi) gelang ini," ungkap Claes Lindahl dari Intellego Technologies.

Menurut Professor Andrew Mills, salah satu ilmuwan yang mengembangkan gelang tersebut, menuturkan bahwa gelang itu akan dibuat menjadi barang sekali pakai dan harganya pun murah.

"Alat untuk memonitor terpaan matahari saat berjemur menjadi kontribusi penting untuk masalah kesehatan," kata Fiona Strang, Commercialisation Manager dari University of Strathclyde’s Research & Knowledge Exchange Services

Selain itu, lanjutnya, gelang tersebut menjadi alat yang modis yang bisa dipakai orang yang ingin menikmati sinar matahari tetapi di saat bersamaan juga bisa memperingati mereka jika sudah terkena terpaan sinar UV terlalu tinggi. Apalagi kebanyakan kanker kulit disebabkan oleh radiasi UV. Kita tunggu saja sampai produk ini sampai di Indonesia.

Iring-iringan Pemudik Mulai Warnai Pantura




BATANG - Iring-iringan pemudik berkendaraan sepeda motor dan mobil, pada H-7 arus mudik Lebaran, Minggu (12/8/2012) siang, mulai mewarnai jalur pantai utara Kabupaten Pekalongan hingga Kabupaten Batang, Jawa Tengah.
Akibatnya, iring-iringan itu menambah kepadatan di sejumlah ruas jalan, seperti pasar tumpah Wiradesa, Kabupaten Pekalongan, jalan pertigaan Ponolawen dan perempatan Grogolan, Kota Pekalongan, serta pasar tradisional Batang, Kabupaten Batang.
Beberapa petugas dari kepolisian dibantu instansi terkait, dan pramuka terlihat berusaha mengatasi ketersendatan arus lalu lintas serta ikut membantu warga yang akan menyeberang jalan.  Sedangkan, pada sepanjang pasar tumpah, polisi telah memasang pagar bambu sebagai upaya mengantisipasi para pedagang berjualan di tepi jalan raya.
Arif Rahman (25), pemudik tujuan Pati, mengatakan, dirinya bersama rekannya sengaja mudik dengan berboncengan menggunakan sepeda motor karena lebih hemat dan bebas. "Kami berangkat dari Jakarta sekitar pukul 00.30 WIB dengan harapan sampai di Pati pada sore hari," katanya.
Menurut dia, dirinya memilih mudik ke kampung halamannya, jauh sebelum Lebaran sebagai upaya menghindari kepadatan arus lalu lintas di jalan raya. "Sepanjang dari Jakarta sampai di Subah, Kabupaten Batang, kami sudah beristirahat tiga kali. Arus lalu lintas di jalan raya cukup lancar sedangkan kemacetan hanya terjadi di dekat pasar tumpah," katanya.
Kepala Kepolisian Resor Batang Ajun Komisaris Besar Toni Harsono mengimbau para pemudik berkendaraan berhati-hati dan disiplin berlalu lintas karena arus lalu lintas kendaraan mulai terjadi kepadatan. "Kami imbau pada para pemudik berkendaraan yang mengalami kelelahan jangan memaksakan diri melanjutkan perjalanannya tetapi lebih baik beristirahat sejenak di tempat yang aman," katanya.