Kampung tua Huta Bolon Simanindo, Samosir, Sumatera Utara
Horas!! Selamat datang
di pintu masuk utama bagian barat Indonesia. Jangan ragu untuk membuka
gerbangnya dan Anda akan dikejutkan dengan pesona wisata yang tak ada
habisnya.
Keragaman etnis yang hidup berdampingan, kelezatan
kuliner yang menggoyang lidah, hingga keindahan danau purba yang sanggup mengguncang dunia. “Little Asia”, begitu kota ini disebut.
Bermain
dengan buaya, menari bersama boneka Aigale-gale, dan menjadi saksi
keanggunan danau tektovulkanik terbesar di Sumatera akan mengisi
keceriaan Anda selama berakhir pekan di Medan.
Jumat. Sumatera
Utara menyimpan potensi wisata luar biasa indah. Lanskap menawan,
keelokan budaya, membuat Anda tak akan kesulitan menentukan destinasi
libur akhir pekan Anda, di Tanah Deli, Medan.
Jangan lewatkan
pula wisata di Danau Toba dan Pulau Samosir. Walaupun masih harus
menempuh perjalanan selama 4 hingga 5 jam dari kota Medan, pesona danau
terluas di Asia Tenggara ini wajib Anda masukkan dalam agenda akhir
pekan kali ini.
Jalanan yang menanjak, berliku, dan tebing curam
di sisi jalan mengantarkan Anda ke Lubuk Pakam, Tebing Tinggi, Pematang
Siantar, dan berakhir di Parapat. Di Parapat, Anda bisa berkenalan
dengan Danau Toba dari dekat.
Udara yang sejuk, suasana kota
yang ramah, bersanding dengan pesona Danau Toba. Tepat di ujung danau,
Pulau Samosir telah menanti Anda. Sembari menunggu feri di pelabuhan
Ajibata, senandung yang disuguhkan oleh anak-anak Medan ini sungguh
menghibur.
Anda pasti akan takjub dibuatnya. Masih ada lagi
tingkah laku bocah-bocah untuk menarik simpati wisatawan. Siapkan koin
dan lemparkan ke arah danau. Dengan lincahnya mereka akan mengambil koin
pemberian Anda.
Hiburan di awal perjalanan ini bisa mengisi
waktu Anda saat menunggu feri yang akan mengantar menyeberang ke
pelabuhan Tomok, Samosir. Jangan lupa membayar Rp 3.500 per orang untuk
harga tiket feri. Jika Anda membawa mobil pribadi, maka akan dikenakan
biaya mobil sebesar Rp 91.500.
Sabtu. Teduhnya Danau Toba
mengiringi pagi Anda di Pulau Samosir. Hiruplah udara pagi Samosir dari
Bukit Beta Kite International di Tuktuk Siadong. Perbukitan hijau
menemani kecantikan Danau Toba.
Oya, jika Anda memutuskan
bermalam di Pulau Samosir, tak perlu khawatir mencari penginapan.
Menjadi salah satu destinasi favorit pelancong lokal dan mancanegara
membuat deretan hotel bisa dengan mudah Anda temukan. Harganya pun
bervariasi.
Berkunjung ke Tanah Batak, kurang lengkap jika Anda
tidak singgah ke Museum Huta Bolon Simanindo untuk mengenali lebih dekat
adat istiadat Suku Batak. Sejak tahun 1969, kampung tua Huta Bolon,
yang merupakan warisan Raja Panualang Sidauruk, diresmikan menjadi
museum terbuka.
Suguhan yang menjadi daya tarik museum ini adalah pagelaran tarian Batak tradisional yaitu tari
sigale-gale.
Anda bisa saksikan setiap pukul 10.30 dengan biaya Rp 30.000. Tarian
ini bercerita tentang kesedihan seorang raja yang kehilangan putranya.
Untuk mengobati kesedihannya ia memerintahkan rakyatnya membuat patung
yang menyerupai sang anak.
Bila sang raja rindu dengan sang anak, ia akan membuat pesta tari
sigale-gale.
Sigale-gale
bergerak layaknya seorang manusia. Menarikan tarinya mirip tari tortor,
diiringi irama yang dilantunkan oleh alat musik tradisional, Togading.
Bagian
paling seru dari pesta ini adalah pengunjung juga diperkenankan untuk
berpesta bersama. Jangan lupa teriakan “Horas” dengan keras. Usai
pertunjukan jangan terburu-buru pulang, mampirlah untuk melihat lebih
dekat rumah
bolon alias rumah raja.
Di atas rumah, kita bisa memainkan gondang yang digunakan pada pesta Mangalahat Horbo tadi.
Selain rumah
bolon,
masih ada beberapa koleksi yang bisa dinikmati di kampung tua Huta
Bolon Simanindo. Tepat di seberang rumah raja, berdirilah sopo atau
lumbung padi. Ada juga perahu dan makam raja, serta museum Batak.
Ada
satu lagi destinasi menarik yang bisa Anda kunjungi. Pengadilan
tradisional suku Batak, yang terdapat di Ambarita. Batu-batu dengan
nuansa megalitikum menghiasi lokasi pengadilan. Bahkan lokasi untuk
eksekusi terpidana yang dihukum mati juga ada, loh. Usia dari batu-batu
ini mencapai ratusan tahun.
Sehelai ulos cantik wajib Anda bawa pulang dari toko cendera mata yang terletak di sekitar batu pengadilan. Pulau Samosir,
sai pajumpang muse. Sampai jumpa, Pulau Samosir.
Minggu. Ingin berkeliling menikmati kota tua Medan?
Bentor-lah teman yang pas untuk menemani Anda. Becak motor ini dapat dengan mudah Anda temukan lalu lalang di tengah Kota Medan.
Menikmati
kemacetan khas kota metropolitan, berpadu dengan bangunan kuno klasik
di kawasan kota lama Kewasan bisa menjadi alternatif memulai hari Anda.
Jika berhubungan dengan oleh-oleh dan
kuliner,
rasanya akhir pekan Anda tak akan pernah cukup di Kota Medan. Terletak
di Jalan Sekip, Durian House menjadi toko wajib kunjung, bagi Anda
pencinta durian. Produk yang wajib Anda borong adalah Pancake Durian
yang super-enak itu.
Namun, masih ada sederet lagi daftar oleh-oleh yang bisa Anda borong. Bolu gulung, bika ambon, dodol,
pie,
brownies, dan masih banyak lagi. Oya, semuanya dengan cita rasa durian.
Yummy!
Sebelum
meninggalkan Medan, sempatkan diri Anda untuk mampir di daerah Asam
Kumbang, Kota Medan, untuk bermain dengan buaya-buaya. Dari depan, taman
buaya ini sekilas tampak seperti rumah biasa, tetapi setelah membayar
tiket masuk seharga Rp 5.000, bersiaplah untuk berpetualang di dalamnya.
Kolam berisi buaya rawa dan
sinyulung,
yang sedang bermalas-malasan, menjadi pemandangan taman ini. Eits,
jangan berani-berani mengganggu mereka, yah. Di taman seluas dua hektar
ini, kita juga bisa melihat secara dekat buaya-buaya di habitat aslinya.
Buaya
dengan ragam usia bisa Anda jumpai di sini. Mulai dari telur, anak
buaya, hingga buaya berusia 53 tahun. Bahkan buaya tak berekor pun juga
ada loh.
Anda mau bermain lebih dekat dengan buaya? Atau berfoto
dengan buaya? Hanya dengan Rp 50.000, rasakan sensasi mengelus buaya dan
berpose bersama. Tak perlu takut karena ada sang pawang yang setia
menemani.
Satu lagi atraksi yang tak boleh Anda lewatkan, memberi
makan buaya-buaya ini. Saat sore menjelang, Anda bisa melihat para pengurus taman menyiapkan hidangan nan lezat bagi mereka.
Ingin mencoba memberi
makan langsung? Boleh saja. Anda bisa membeli langsung seekor bebek seharga Rp 35.000 dan lemparkanlah ke arah rawa.
(Fitri Oktarini/ Citrakalam Misiani/ Yoshef Wisnu).